Beberapa Indikator Forex Scalping Paling Akurat Untuk Para Trader

Dalam dunia forex atau forex trading, ada banyak sekali indikator yang bisa digunakan trader. Setiap opsi indikator trading forex juga bisa disesuaikan dengan gaya trading mulai dari trading long term atau long term hingga short term trading atau sering disebut dengan scalping. Dari dua gaya perdagangan ini, terdapat indikator scalping forex yang lebih akurat serta indikator untuk perdagangan akurat jangka panjang.

Setiap trader memiliki gayanya sendiri, ada yang lebih suka menggunakan gaya scalping karena bisa menghasilkan banyak keuntungan dalam waktu singkat, ada juga yang lebih suka gaya jangka panjang yang lebih santai. Mengingat gaya yang berbeda, jelas bahwa indikator dukungan yang digunakan juga berbeda. Ada indikator yang banyak digunakan untuk perdagangan forex yaitu osilator, volume dan sistem aliran.

Gaya trading trader juga dipengaruhi oleh sistem trading yang sebelumnya telah ditentukan dan diuji selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Karena dari sistem trading Anda bisa melihat apakah salah satu indikator dan teknik tersebut mampu menghasilkan profit atau tidak. Jadi orang yang berdagang dengan gaya scalping belum tentu cocok dengan gaya tersebut dalam jangka panjang karena perbedaan sistem yang mereka gunakan.

Memang ada beberapa indikator scalping forex lebih akurat yang biasa digunakan oleh trader scalping, namun indikator tersebut juga perlu disesuaikan dengan gaya trading trader tersebut. Sehingga tidak akan merubah sistem perdagangan yang sudah dibangun sekian lama. Berikut beberapa tip umum yang biasa digunakan untuk trading forex:

Scalping forex

Indikator scalping forex paling akurat pertama adalah moving average atau sering disingkat MA. Moving averages berfungsi untuk menentukan arah trend akan bergerak, sampai pedagang mengikuti arah tersebut. Saat menggunakan rata-rata bergerak, pertama-tama Anda perlu melihat periode H1 untuk melihat besarnya tren, kemudian di M15 untuk menentukan posisi perdagangan. Trader perlu mengatur garis rata-rata bergerak dengan mengubahnya menjadi EMA 50, EMA 5, EMA 10 dan bahkan EMA 20. Jika semua masuk, lihat posisi MA sebagai indikator tren. Jika mulai rusak, konfirmasikan perubahannya.

Bollinger Band

Indikator scalping forex paling akurat berikutnya adalah Bollinger Bands yang cocok untuk gaya scalping atau jangka pendek. Dengan pengaturan default, ada hingga tiga garis yang memanjang, yaitu tengah atas dan bawah. Trader hanya perlu mengamati ketika harga sudah menyentuh batas atas jadi bersiaplah untuk berdagang dan jika sudah mencapai batas bawah, mereka bersedia untuk membeli.

Osilator stokastik

Indikator selanjutnya adalah Stochastic Oscillator yang sangat cocok jika digabungkan dengan EMA 50. Mari kita asumsikan bahwa harga sedang dalam tren turun dan berada di bawah EMA 50, jika harga sudah naik dan mencapai EMA 50 dan Stochastic Oscillator telah mencapai puncak, jadi bersiaplah untuk menjual karena sedang dalam tren menurun. . Misalnya harga berada dalam tren naik hingga harga melebihi 50 EMA, jika harga turun sedikit dan mencapai EMA 50 dan Stochastic Oscillator membentuk palung maka bersiaplah untuk membeli karena sedang dalam tren naik. Ini hanya beberapa shareware penetapan tujuan yang dapat Anda gunakan. Sebelum memutuskan trader mana yang akan digunakan, yang terbaik adalah mempelajarinya dengan cermat. Agar tidak merubah sistem perdagangan yang sudah lama dibangun.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*