Arteta Tampak Menjanjikan, Tapi The Reds Digdaya di Kandang

Premier League pekan ketiga 2020/21 telah menjadwalkan pertandingan akbar antara Liverpool vs Arsenal di Stadion Anfield, Selasa pukul 02.00 WIB. Dikatakan bandarqq365 kedua tim sangat percaya diri setelah memenangi dua laga pertama Liga Inggris musim ini.

Usai tampil bagus melawan Liverpool musim lalu, Arteta seharusnya bisa mencuri poin di pertandingan ini. Keberhasilan mencuri poin dari Anfield bisa jadi indikasi kuat bahwa Arsenal merupakan rival serius di Liga Inggris.

Mantan asisten Pep Guardiola berhasil mematahkan tren negatif Arsenal di depan The Reds. Kemenangan 2-1 Juli itu adalah kemenangan pertama The Gunners atas Jurgen Klopp dari Liverpool. Selain itu, Pierre-Emerick Aubameyang dan kawan-kawan juga berhasil mengalahkan Liverpool dalam ajang Community Shield.

Sejak akhir 2019/20, Arteta sudah menunjukkan kepintarannya menghadapi klub-klub besar. Dia telah menang atas Liverpool (dua kali), Chelsea, Manchester City dan Leicester City dalam sembilan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi.

Jelang laga ini, Klopp mengapresiasi kiprah Arteta yang mampu mengubah Arsenal. Mantan pelatih Borussia Dortmund menggarisbawahi kekuatan pertahanan The Gunners dan keterampilan ofensif mereka.

“Kami melihat bahwa keseimbangan antara pertahanan dan serangan [Arsenal] sangat bagus. Anda dapat melihat banyak hal yang sangat berguna dalam sepak bola: organisasi yang baik tetapi juga memberikan kebebasan kepada para pemain, menggunakan pemain di posisi yang tepat,” Klopp. dikutip mengatakan. oleh situs resmi Liverpool.

Pujian Klopp masuk akal. Sejak dilatih oleh Arteta, Arsenal hanya kebobolan 21 gol dalam 20 pertandingan Liga Inggris musim lalu. The Gunners kebobolan 27 gol dalam 18 pertandingan sebelum dilatih oleh Arteta pada 2019/20.

Di sisi lain, Arteta juga mengembangkan akumulasi yang berulang kali menghukum klub-klub Liga Inggris. Pergantian permainan Arsenal kerap membuahkan hasil. Klopp telah mendengar ini ketika dia kalah di Liga Premier dan Community Shield.

Namun, upaya Arteta tentu lebih sulit di laga ini. Musim lalu, The Gunners mengalahkan Liverpool dengan tidak sengaja merebut gelar. Performa The Reds merosot tajam setelah merebut gelar Liga Primer Inggris.

Lebih lanjut, tim asuhan Jurgen Klopp juga memiliki rekor impresif di Anfield. Liverpool belum pernah kalah di kandang dalam 60 pertandingan terakhir Liga Premier mereka. The Reds terakhir kali kalah di Anfield pada April 2017 atau lebih dari tiga tahun lalu.

Pada laga kali ini, Virgil van Dijk dan rekan satu timnya harus membuktikan bahwa lini pertahanan mereka tidak mengalami masalah yang serius. Melewati tiga gol di pertandingan pertama mereka melawan Leeds United, banyak yang menduga Liverpool masih mewarisi masalah pertahanan di akhir musim lalu.

Pertahanan The Reds menjadi fokus sejak performa mereka menurun pada akhir 2019/20. Setelah kemenangan tersebut, Liverpool kebobolan 11 gol dalam tujuh pertandingan meski hanya kebobolan 22 gol dalam 31 pertandingan pertama mereka.

Trent Alexander-Arnold dan kawan-kawan wajib menampilkan performa optimal dan tidak memberi ruang kepada pengunjung. Melihat dua pertemuan terkininya, kesalahan kecil pun bisa berakibat fatal bagi tuan rumah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*