Apa yang Harus Dilakuakn Setelah Pengajuan Kredit Ditolak?

Pengajuan pinjaman merupakan hal biasa bagi mereka yang membutuhkan dana untuk dicairkan dengan cepat dalam waktu singkat. Selain dana yang terkumpul bisa ditarik dengan cepat, proses yang sederhana dan mudah juga menjadi alasan mengapa orang mengajukan pinjaman. Selain itu, sudah banyak lembaga keuangan yang menawarkan kemudahan kepada kliennya untuk mengajukan pinjaman secara online.

Sayangnya, tidak semua pengajuan pinjaman bisa disetujui. Tentu hal ini membingungkan, apalagi jika lembaga keuangan tidak menjelaskan mengapa pengajuan pinjaman mereka ditolak. Jadi, apakah Anda salah satu dari mereka yang ditolak pengajuan pinjamannya? Jangan khawatir, berikut beberapa alasan pengajuan kredit ditolak dan cara mengelolanya.

Persyaratan dokumen tidak lengkap

Salah satu alasan pengajuan pinjaman seseorang ditolak adalah karena dokumen yang diajukan tidak lengkap sesuai dengan persyaratan. Meski proses pengajuan pinjaman sederhana dan tidak rumit, namun dokumentasi sangat penting agar pinjaman Anda dapat disetujui.

Pastikan dokumen yang Anda kirimkan sudah lengkap sesuai dengan masa berlakunya. Jika Anda mengajukan pinjaman secara online, pastikan untuk mengunggah dokumen yang dipindai dan gambar yang jelas.

Riwayat kredit tidak valid

Jika Anda mengajukan pinjaman, lembaga keuangan akan memeriksa dengan jelas riwayat kredit Anda melalui proses Inspeksi BI. Jika sebelumnya Anda memiliki riwayat kredit yang buruk atau masih memiliki hutang yang belum dibayar, jelas hal ini berpotensi mengakibatkan pengajuan pinjaman online Anda ditolak.

Tentunya sebelum mengajukan pinjaman lagi, Anda harus melunasi kredit Anda terlebih dahulu. Anda dapat menunjukkan bukti bahwa kredit Anda telah lunas jika Anda melunasinya.

Hambatan batas maksimum pinjaman

Terkait poin-poin sebelumnya, jika pengeluaran atau pinjaman sebelumnya terlalu tinggi, hal ini berpotensi mengakibatkan pengajuan pinjaman ditolak. Apalagi jika Anda mengajukan pinjaman yang melebihi batas kredit yang ditetapkan oleh lembaga keuangan tersebut. Ini karena lembaga keuangan yang Anda maksud meragukan kemampuan Anda membayar dan menghindari risiko kredit macet.

Anda harus menyerahkan batasan yang ditentukan oleh lembaga keuangan. Selanjutnya, rasio utang terhadap PDB yang ideal adalah maksimal 30% dari pendapatan bulanan Anda.

Inilah beberapa alasan mengapa pengajuan pinjaman Anda ditolak. Semoga komentar di atas bisa membantu Anda menghindari hal tersebut, ya. Selain itu, pastikan juga Anda selalu mengajukan pengajuan pinjaman online yang terdaftar di OJK sebagai solusi finansial.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*